Jika game besutan Valve seperti Counter Strike: Global Offensive dipenuhi dengan para pemain dari Russia, beda lagi ceritanya dengan PlayerUnknown's Battlegrounds. Sudah tidak asing lagi bagi para gamer kalau PUBG dipenuhi dengan para pemain dari China, sampai-sampai Tencent rela
merilis ulang game tersebut di China.
Dilansir dari
PCGamer, para pengguna Steam di China 78 persennya memiliki PUBG di dalam library mereka. Disisi lain, jam terbang para pemain asal China rata-rata memainkan PUBG selama 16 jam seminggu, sementara pemain asal Amerika hanya menghabiskan waktu rata-rata 7 jam seminggu untuk memainkan PUBG.
Baca ini juga :
» ASUS Siapkan Ekosistem Motherboard Intel 800 Series: Sambut Performa Gahar Intel Core Ultra 200S Plus
» Lenovo Gandeng David Beckham untuk Revolusi AI di Dunia Sepak Bola
» Riot Games Resmi Umumkan MIKS, Agent Baru VALORANT dengan Gaya Unik
» Inovasi AI Lenovo di MWC 2026: Masa Depan Kerja Hybrid yang Cerdas dan Modular
» Square Enix Gelar "March Sale" di Steam: Diskon Besar Menanti Game Favoritmu
Semenjak namanya berhasil melejit sepanjang akhir tahun 2017, PUBG telah mendapatkan kepopuleran yang luar biasa. Sukses di PC, Tencent bekerjasama dengan PUBG Corp untuk merilis versi mobile game tersebut. Karena banyaknya pemain di China, Tencent merilisnya terlebih dahulu disana, lalu disusul dengan versi global pada 19 Maret lalu.
PlayerUnknown's Battlegrounds tersedia untuk PC melalui Steam dan juga Xbox One. Sementara PUBG Mobile sudah tersedia secara global untuk Android dan iOS.
(KotakGame)